Langsung ke konten utama

Definisi Sosiologi Komunikasi

Pengertian, Ruang Lingkup, dan Manfaat Sosiologi Komunikasi

Oleh: Safina Nur Azizah 


    Manusia merupakan makhluk sosial yang memerlukan adanya komunikasi untuk berinteraksi antar individu maupun kelompok. Interaksi merupakan merupakan hal wajib ada dalam hubungan sosial, sedangkan hubungan sosial juga merupakan aspek penting dalam proses komunikasi. Didalam proses interaksi itu akan melahirkan norma dan juga nilai sosial yang kemudian mampu mengatur tingkah laku manusia dalam hal bersosial, sehingga terciptanya suatu keseimbangan antara hak dan juga kewajiban masing-masing individu.

Pengertian

    Komunikasi sosiologi merupakan ilmu yang terdiri dari dua bidang ilmu, yaitu sosiologi dan juga komunikasi.

    Sosiologi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari kehidupan masyarakat. Berasal dari kata socius yang berarti teman, kawan; dan kata sosial yang berarti berteman, bersama, berserikat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sosiologi berarti ilmu atau pengetahuan mengenai sifat, perilaku, dan juga perkembangan masyarakat.

    Menurut Soekanto (2011), sosiologi adalah sebuah ilmu yang memperlajari hubungan timbal balik antara berbagai macam gejala sosial. Sedangkan menurut Roucek dan Warren (Soekanto, 2003) adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan kelompok.

    Secara umum, komunikasi berarti adalah kegiatan yang dilakukan untuk memahami maksud atau pesan yang disampaikan oleh sesorang kepada lawan bicara. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau infromasi yang dilakukan dua orang atau lebih dengan maksud agar dapat memahami, berhubungan, dan mengerti dengan maksud yang disampaikan tersebut.

        Menurut Deddy Mulyana (2004), komunikasi adalah proses berbagi makna secara verbal maupun nonverbal. Sedangkan menurut Onong Uchyana (2002:11), proses komunikasi ada hakikatnya merupakan proses penyampaian pemikiran atau sebuah perasaan dari sesorang ke orang lain. Pemikiran tersebut dapat berupa ide, gagasan, informasi, opini, dll. Perasaan tersebut berupa kekhawatiran, kegelisahan, kebahagiaan, keyakinan, kemarahan, kepastian, keberanian, dan lain sebagainya.

      Sosiologi komunikasi menurut  Soerjono Soekanto (2003:423) adalah kekhususan sosiologi mempelajari interaksi sosial. Interaksi sosial tersebut merujuk terhadap hubungan atau komunikasi yang kemudian menimbulkan proses saling mempengaruhi antara individu, kelompok, maupun antar kelompok. Hal tersebut juga memiliki keterkaitan dengan public speaking atau bagaimana cara berbicara di depan publik.

    Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa sosiologi komunikasi merupakan suatu ilmu yang mempelajari tentang ilmu berkomunikasi yang ditinjau dari aspek sosiologi di dalam suatu masyarakat.

Tokoh  

    Sosiologi komunikasi merupakan hasil Pemikiran dari Karl Marx yang merupakan pendiri sosiologi di Jerman. Terdapat dua jalur yang ditempuh dalam proses lahirnya sosiologi komunikasi. Pertama, kajian mengenai masyarakat sebagai pandangan paradigma fungsional dengan tokoh Comte, Durkheim, Talcott Parsons. Sementara tokoh yang mewakili paradigma konflik adalah Marx, Dewey, dan Harbemas yang menjadi cikal bakal lahirnya teori kritis dalam kajian komunikasi (Burhan, 2006). 

Objek Kajian

    Objek kajian sosiologi komunikasi merupakan masyarakat yang umumnya tidak dapat dipisahkan dengan media interaksi sosial, yaitu berupa lembaga sosial dan media masa dengan norma yang mengaturnya (Hasmira, 2008).

    Secara formal, objek kajian di dalam rumpun ilmu-ilmu sosial sama yaitu manusia. Begitu pula objek kajian formal sosiologi komunikasi adalah manusia beserta aspek-aspek yang mengintarinya.

    Menurut Burhan Bungin (2006), onjek kajian sosiologi komunikasi secara materiil adalah proses sosial dan juga komunikasi yang mencakup beberapa aspek dalam kehidupan manusia.

1. Telematika dan realitasnya, yaitu persoalan komunikas dalam teknologi yang menjadi ruang baru dalam komunikasi yang disebut dunia maya.

2. Efek media dan norma sosial baru, perubahan norma dan nilai di masyarakat yang merupakan efek dari sosial media.

3. Perubahan sosial dan komunikasi, yaitu perubahan yang diakibatkan oleh media dan komunikasi.

4. Masalah sosial dan media massa, yaitu permasalahan yang terdapat di media sosial.

5. Cybercommunity, yaitu komunitas masyarakat yang berkomunikasi melalui teknologi media.

6. Aspek hukum dan bisnis media, segala hal mengenai teknologi media komunikasi yang berhubungan dengan bisnis dan hukum.

    Objek kajian ini tidak hanya berkaitan dengan proses di dalam kehidupan masyakat, melainkan  juga berkaitan dengan proses penyampaian informasi, pembentukan opini publik dan juga pendapat umum, dan juga pembentukan sikap publik terhadap aspek yang berkembang dalam suatu masyarakat. 

Ruang Lingkup

    Terdapat empat konsep yang sekaligus menjadi ruang lingkup dari sosiologi komunikasi menurut Burhan Bungin (2006:27-31). Ke-empat konsep tersebut adalah sebagai berikut.

1. Sosiologi

    Sosiologi merupakan ruang lingkup pertama dalam sosiologi komunikasi. Kata sosial digunakan untuk mengartikan segala hal yang berhubungan dengan masyarakat. Terdapat beberapa hal dipelajari di dalam sosiologi.

a. Hubungan timbal balik dari beberapa aspek sosial dan juga pengaruhnya.

b. Hubungan gejala sosial dan non sosial.

c. Karakteristik dan ciri dari berbagai aspek sosial masyarakat.

2. Komunikasi

    Komunikasi merupakan proses penyampaian ide, gagasan, informasi, maupun pesan antara satu pihak ke pihak yang lain. Unsur-unsur yang harus ada dalam komunikasi adalah komunikator (orang yang menyampaikan informasi), pesan, media, komunikan (orang yang menerima informasi/yang diajak berkomunikasi), pengaruh. Pengaruh merupakan faktor penentu keberhasilan suatu komunikasi. Apabila pengaruh tidak ada, maka komunikasi dianggap kurang efektif. Lingkup dari komunikasi adalah berkaitan dengan interaksi sosial seseorang di dalam masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media komunikasi.

3. Masyarakat

      Sosiologi mempelajari tentang masyarakat, sedangkan komunikasi membutuhkan individu lain untuk berlansungnya proses komunikasi. Oleh sebab itu masyarakat merupakan hal penting yang ada di sosiologi komunikasi.

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), masayarakat adalah sejumlah manusia dalam arti seluas-luasnya dan terikat oleh kebudayaan yang mereka anggap sama. Masyarakat menurut Selo Soemardjan (Soekanto, 2003:24) adalah orang-orang yang hidup bersama dan menghasilkan kebudayaan. Sedangkan menurut Ralph Linton (Soekanto, 2003:24), masyarakat adalah sekelompok manusia yang hidup dan bekerja secara bersama cukup lama, sehingga mereka menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan dengan batas yang jelas.

4. Teknologi Telematika

    Telematika merupakan kepanjangan dari telekomunikasi, media, dan informatika. Seiring perkembangan teknologi komunikasi, maka cakupan dari komunikasi itu sendiri juga semakin luas. Terutama di era digital saat ini, teknologi merupakan salah satu media yang banyak digunakan untuk berkomunikasi. Sebagian dari masyarakat bahkan cenderung menggunakan teknologi sebagai media mereka berkomunikasi sebab hal itu di anggap lebih praktis dan efisien. Hal itu ditambah dengan munculnya beberapa aplikasi media sosial yang semakin menarik bagi masyarakat untuk berkomunikasi. Oleh sebab itu, teknologi komunikasi dan informatika termasuk ke dalam ruang lingkup sosiologi komunikasi.

Manfaat

    Tidak ada yang dirugikan saat kita mempelajari suatu ilmu. Saat kita mempelajari suatu ilmu pasti hal tersebut akan bermanfaat bagi diri kita dan juga orang lain. Tentu saja dengan mempelajari sosiologi komunikasi akan menambah wawasan dan kita mengenai ilmu sosiologi dan ilmu komunikasi.

    Dengan mempelajari sosiologi komunikasi kita dapat mengetahui, memahami, dan mengerti sosiologi komunikasi serta dampak yang ditimbulkan dari perubahan sosial tersebut. Setelah memahami apa itu sosiologi komunikasi dan juga dampak dari perubahan sosial, kita diharapkan dapat mengambil sisi positif dari hal tersebut sehingga tidak terjerumus hal negatif akibat perubahan sosial tersebut.

    Sosiologi komunikasi juga sangat berguna dalam kehidupan bermasyarakat terutama dengan masyarakat lain.  Oleh sebab itu kita diharuskan memahami sosiologi komunikasi tersebut.

Daftar Pustaka

‘Arti Kata - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online’ <https://kbbi.web.id/> 

Effendy, Onong Uchjana, Ilmu komunikasi: teori dan praktek (Bandung: Rosda Karya, 2011)

Hasmira ,Mira Hasti. 2008. Buku Ajar Sosiologi Komunikasi. Padang: Universitas Negeri Padang.

https://www.youtube.com/watch?v=NMFDZG1hUkE

https://www.youtube.com/watch?v=pJHJSftgcG0

https://www.youtube.com/watch?v=YkI7Ao-vlNU

M.A, Mahyuddin, Sosiologi Komunikasi: (Dinamika Relasi Sosial di dalam Era Virtualitas) (Penerbit Shofia, 2019)